Bahaya Paparan Sinar Ultraviolet - JAGAPATI.com

Bahaya Paparan Sinar Ultraviolet


Bahaya Paparan Sinar Ultraviolet



Sinar ultraviolet atau biasa yang dikenal dengan sinar uv merupakan bentuk sinar yang tidak terlihat oleh manusia yang dihasilkan oleh paparan sinar matahari.

Menurut Kurniawati Kusnadi, Senior Manager Marketing Home and Personal Care Chemicals dari BASF, sekitar 98 persen radiasi UV A masuk ke bumi, sementara sinar UV B hanya 2 persen. "Sinar UV C tidak bisa masuk karena ditahan oleh ozon, makanya kita harus memelihara ozon karena radiasi UV C ini paling berbahaya," katanya

Sinar UV terbagi menjadi beberapa jenis:
1. Sinar UVA: Sebagian besar dari kita terkena paparan sinar UVA setiap harinya dalam jumlah besar . Sinar UVA mencapai 95% dari radiasi UV yang mencapai ke bumi. Beberapa penelitian mengatakan bahwa sinar UVA merupakan penyumbang terbesar  dari kerusakan kulit pada manusia. Mengapa? Karena sinar UVA dapat menembus ke lapisan kulit yaitu lapisan dermis dan tentunya merusak sel-sel didalamnya, walaupun sinar ini tidak terasa panas oleh kulit.

2.  Sinar UVB : Sinar UVB adalah sinar yang membuat kulit terlihat memerah dan terbakar oleh sinar matahari. Sinar ini tidak menembus bagian dermis pada kulit dan tentunya tidak merusak sel-sel di dalamnya. Sebagian besar sinar UVB ditahan dan di blokir oleh atmosfer bumi. UVB intensitasnya memuncak pada pukul 10.00 sampai 16.00 dan dapat terhalang oleh kaca jendela maupun kaca jendela.

3. Sinar UVC: Sinar yang paling berbahaya bagi tubuh. Namun sinar ini hanya masuk sedikit ke dalam bumi karena Karena telah ditahan dan diserap oleh lapisan ozon bumi.

Terdapat banyak efek buruk yang ditimbulkan karena paparan sinar UV. Paparan sinar UV selama bertahun-tahun dapat menyebabkan penuaan kulit terutama pada usia dibawah 18 tahun. Kerusakan pada kulit lebih lanjut dapat menyebabkan keriput dan perubahan warna menjadi kuning, bahkan menyebabkan penipisan kulit hingga merangsang pertumbuhan kanker.Adapula Efek pada kulit yang terkena sinar UVB dapat menyebabkan kulit memerah pada kulit. Hal ini merupakan suatu bentuk iritasi kulit  dan biasanya juga disertai gatal-gatal pada kulit yang memerah. Kulit yang terpapar sinar UV dapat menjadi kurang elastis dan kering. Maka dari itu kulit akan cenderung bersisik dan sensitive.



Berlangganan Newsletter
Dapatkan Specials, Exclusive Promo & News

Bandingkan Produk